12 August 2015

Sehari di Solo

  2 comments
Hula! 2015 udah masuk bulan Agustus aja. Bagi mahasiswa Indonesia, Agustus itu biasanya bulan liburan. Bulan piknik. Bulan asik. Apalagi bagi saya yang udah selesai skripsi dan pendadaran, dari bulan sebelumnya liburan, piknik, asik terus~~~~ *malah sombong* *keplak*

***

Sekarang saya memasuki kuliah semester 7, dan sejak akhir semester 3, saya dan para kampret punya wacana "main ke solo yuk naik kereta, kan murah tuh". Karena kebetulan saya belum pernah naik kereta, saya begitu excited dengan wacana tersebut. BUUUK, ANAKMU MAU NAIK KERETA. UHUYEAH!

Tapi...

Baru kemarin, Selasa 11 Agustus 2015 wacana tersebut baru terlaksana. #yaUdahNggakPapa #AlonAlonAsalKelakon #RI70 #Indonesia

***

Dulu semester 2, saya pertama kali ke pantai-pantai di gunung kidul bersama 3 kampret; Fendy, Dodi, dan Wahid. Kemarin pun, saya pertama kali ke solo bersama 3 kampret tersebut. Jangan-jangan suatu hari nanti pertama kali ke pelaminan bersama 3 kampret itu juga. #halah

Sesuai dengan rencana, kita berempat bertemu di Stasiun Lempuyangan jam 8 pagi. Kereta akan berangkat jam 9.10 pagi, jadi sesampainya di stasiun kita berempat langsung ke loket untuk membeli tiket. Jangan salah ya, ke loket membeli tiket.

Tepat jam 9.10 kereta berangkat. Dan, hei, saya naik kereta. Kamu belum pernah ya? Hahahahahasianhahahaha...

Sebenarnya bukan cuma saya yang belum pernah naik kereta, Dodi juga belum pernah. Mohon dimaklumin ya teman-teman, di Bangka nggak ada kereta soalnya. :') Liat nih muka bahagianya Dodi naik kereta. :p

Sehari di Solo, Kereta ke Solo
Eh ada saya juga. Wahid bisa aja ambil momennya. Kampret. -_-

Eniwei, kereta itu tepat waktu yaa.. Berangkatnya pas jam 9.10, sampe Solo juga pas jam 10.25. Tepat waktu sekali. Beda sama anak jaman sekarang yang kalau janjian bilangnya udah otw nyatanya baru otw mandi. Hft.

Sampai di Solo...

Yeay. Solo. Solo berhati nyaman The Spirit of Java. Karena kita naik kereta, pertama kali yang harus kita lakukan adalah mencari halte. Untung di depan stasiun Solobalapan ada halte Batik Solo Trans (selanjutnya disingkat BST). Jadi enak.
"Kenapa nggak naik taksi aja, Crit?"
Taksi? Hm.. Kita emang sepakat buat naik bis, biar lebih berasa petualangannya gitu. *halah* *padahal ngirit*

Setelah 3 menitan nunggu bis di halte, akhirnya bisnya dateng. Awalnya kita nggak tau sama sekali itu bis mau jalan kemana. Tujuan kita yang penting sampai di tengah kota.

Tiket BST sekali jalan itu Rp. 4.500,-. Pas lagi bayar ditanyain sama mbak kondekturnya "turun mana mas?" lalu kita berempat saling tatap dengan muka bingung. "Turun mana nih coi?" Fendy tanya, lalu diketawain mbah-mbah yang duduk di depan kita. "Badhe tindak pundi to mas?" mbahnya tanya dengan nada yang sangat sopan + kasian pastinya. Setelah itu, kita jadi tau bahwa bis yang kita naiki adalah bis BST koridor 2. Sambil tetep kerja, mbak kondekturnya jelasin ini itu tentang Solo dan kasih rekomendasi tempat wisata buat kita yang mau sehari aja di Solo. Mbaknya baik. :3

Akhirnya kita diturunin di Jalan Slamet Riyadi. Menurut penurutan mbaknya, di deket halte ada Solo Grand Mall. Katanya di situ aja kalo mau makan, biar nggak repot. Mbaknya tau banget kita laper. Tapi pas jalan, ternyata kita ngelewatin Solo City WalkSolo City Walk itu kawasan pedestrian di sepanjang Jalan Slamet Riyadi, Solo.
Solo City Walk
sumber: solopos.com
Tuh, keren ya di Solo ada kek gitu. Lebar, enak buat jalan kaki, adem karna banyak pohon, banyak penjual jajan juga. Uwuwuwuw.

Berhubung udah keburu laper, akhirnya kita makan di Solo City Walk. Makan di sini pokoknya Rp. 10.000 kenyang. Sama kek Jogja lah.. :D

Setelah kenyang kita lanjut jalan ke Solo Grand Mall. Jauh-jauh ke Solo yang didatengin pertama malah mall? Di Jogja padahal banyak. Bukan gitu... Kita ke mall niatnya buat cari mushola, soalnya hampir jam 12. (._____.)

Setelah dari grand mall, petualangan sebenarnya dimulai.

Kita berempat sepakat mau ke Keraton. Menurut maps, dari grand mall sampai keraton jaraknya sekitar 3.4 Km. Ah lemah. Berangkatlah kita menyusuri Solo selangkah demi selangkah.
Sehari di Solo

Dengan riang gembira *halah* kita jalan kaki, tapi, baru juga jalan sampai Taman Sriwedari udah pada ngos-ngosan. LEMAH. Saya mah nggak ngos-ngosan, cuma keringetan aja.

Setelah merasa sudah jalan jauh dan takut jalan ke keraton kelewatan, akhirnya kita tanya ke bapak-ibu satpol PP yang sedang bertugas, hanya untuk memastikan saja. "Kalo mau ke Keraton lewat mana ya, Pak?" fendy tanya. "Keraton Kasunanan apa Mangkunegaran?" tanya pak satpol pp. Dan saat itu juga kita baru tau kalau ada dua keraton. Hahaha. Ha. Ha.

Si bapak satpol pp bilang kalau Keraton Mangkunegaran itu nanti lurus terus, perempatan pertama ke kiri mentok, udah sampe. Deket katanya. Sedangkan Keraton Kasunanan (yang jadi tujuan kita) itu lurus terus sampe mentok terus ke kanan. Masih jaaaauh. *lap keringet*

"Ogitu, makasih pak..", akhirnya kita jalan, dan demi kaki yang sehat kita memutuskan untuk ke keraton yang lebih dekat dulu.

Akhirnya kita sampai di Keraton Mangkunegaran. Dengan keringat. Dan kaki kemeng tentunya. Fyuh.
Oiya, sebelum sampai di Keraton, kita sempet mampir di Es Krim Tentrem. Es krim yang udah berdiri sejak 1952 itu. Eskrimnya enak. Kamu belum pernah ya? Hahahahahasianhahahaha...

Tiket untuk masuk ke Keraton Mangkunegaran itu Rp. 10.000 per orang. Tapi untuk keliling Keraton harus ditemenin sama seorang guide. Nah guide-nya itu monggo kerso mau dikasih berapa.
Keraton Mangkunegaran
Keraton Mangkunegaran
Ternyata di Keraton lagi ada dedek-dedek SMK Pariwisata yang lagi PKL. Dan selama di Keraton kita dipandu sama mbak, eh, dek *halah dek* Mutia Bening.

Menurut saya, Keraton Mangkunegaran ini menarik. Ada patung singa terbuat dari kuningan berasal dari Jerman, lantainya berasal dari italy, lampu gantungnya dari belanda. *cmiiw* selanjutnya, kalau kamu mau tau tentang lengkapnya cerita Keraton Mangkunegaran, dateng aja ke sana. :p

Keraton Mangkunegaran ini punya banyak barang koleksi. Ada pedang, keris, bros, cincin, koin, tempat parfum, dan masih banyaaak. Dari berbagai macam barang koleksi di Keraton Mangkunegaran, yang paling unik menurut kami berempat adalah badong. Badong itu celana dalam dari logam mulia yang dikenakan raja dan permaisuri saat raja pergi berburu. Badong ini berfungsi untuk menghindarkan diri dari perselingkuhan. Kalau yang dipakai raja, cuma bisa dicopot sama istrinya. Kebalikannya juga gitu. Tapi ini bukan sembarang celana dalam, kamu harus liat bentuknya dengan mata kamu langsung!

Banyak cerita menarik yang diceritain sama pemandu kamu. Mungkin karena saking terpesonanya kita sama pemandunya cerita dari pemandu, nggak berasa ternyata keliling keraton ini udah sejam lebih. Setelah selesai keliling, kami keluar dari keraton dan merasa kaki kami makin kemeng. -_-

Karena sudah terlalu lama sendiri lelah, pokoknya harus dapet penjual minuman. Dan ternyata, di seberang Keraton persis ada cafe yang sudah tersohor lah. Akhirnya kita sepakat untuk menghabiskan waktu di Solo sampai sore di cafe tersebut.

Di cafe itu, saya pikir lemon tea pasti seger nih. Akhirnya saya pesan lemon tea. Setelah pesanan datang, langsung saja saya minum lemon tea pesanan saya. Satu teguk. Dua teguk. Tiga teg, eh, kok jeruk? Ini jeruk campur teh? Es jeruk campur es teh? Rasanyaaaa... ("._.)/|| mungkin lemon tea Solo emang kek gini kali ya.

Sampai jam 4 kita di cafe itu. Dan akhirnya kami menuju stasiun dengan taksi. FYI, di sekitar Keraton nggak ada halte BST. Jadi kalau mau naik BST harus ke haltenya yang ada di sekitar Jalan Slamet Riyadi. Daripada pulang-pulang harus ke tukang pijet, mending naik taksi deh ke stasiun.

Sampai di stasiun dan kita langsung memesan 4 tiket ke Jogja. Kita dapet kereta jam 17.00 dan dijadwalkan sampai Jogja jam 18.15. Lagi-lagi keretanya tepat waktu sekali. Aku cinta kereta. :3

***

Terima kasih saya ucapkan untuk mbak kondektur BST koridor 2 yang saya nggak tau namanya, bapak ibu satpol pp, mbak pemandu Mutia Bening (ada salam dari Dodi nih), Bella (temennya Fendy) yang udah pesenin taksi, dan terima kasih juga untuk Solo. Lain waktu kita pasti ke Solo lagi!

2 comments :

  1. Ah jadi pengen jalan2 ke solo, mudah2an dikasih kesempatan buat kesana :D
    Salaam, sila mampir ke www.ceritachia.com :D

    ReplyDelete