12 August 2015

Sehari di Solo

  2 comments
Hula! 2015 udah masuk bulan Agustus aja. Bagi mahasiswa Indonesia, Agustus itu biasanya bulan liburan. Bulan piknik. Bulan asik. Apalagi bagi saya yang udah selesai skripsi dan pendadaran, dari bulan sebelumnya liburan, piknik, asik terus~~~~ *malah sombong* *keplak*

***

Sekarang saya memasuki kuliah semester 7, dan sejak akhir semester 3, saya dan para kampret punya wacana "main ke solo yuk naik kereta, kan murah tuh". Karena kebetulan saya belum pernah naik kereta, saya begitu excited dengan wacana tersebut. BUUUK, ANAKMU MAU NAIK KERETA. UHUYEAH!

Tapi...

23 March 2015

Namanya Juga Manusia

  No comments
Kita hidup di zaman serba cepat
Berkirim kabar sudah tidak seperti dulu; yang butuh berhari-hari, bahkan berminggu-minggu untuk sampai kepada tujuan. Hanya dengan satu klik!, kabar terkirim. Tapi masih saja ada yang mengeluhkan, “huh pending!” seakan lupa bahwa hidupnya sudah dimudahkan — tidak perlu menghabiskan tenaga untuk menulis di kertas lalu pergi ke kantor pos. Ya, namanya juga manusia.

Kita hidup di zaman serba mudah
Mencari jurnal tidak harus mengelilingi beberapa perpustakaan demi mendapatkan beberapa jurnal yang diperlukan. Hanya dengan duduk manis di depan laptop sambil menikmati kopi di cafĂ© favorit, jurnal ditemukan. Tapi masih saja ada yang mengeluhkan, “ya ampun banyak banget sih yang harus dicari”, atau “kok susah banget sih nyarinya!” seakan lupa bahwa hidupnya sudah lebih mudah — tidak perlu menghabiskan tenaga untuk menelusuri beberapa perpustakaan demi jurnal yang dicarinya. Ya, namanya juga manusia.


Maaf, bukannya saya sedang sok, atau sotoy, tapi tulisan ini semata-mata hanya sebagai pengingat untuk saya (dan kamu, mungkin), bahwa hidup sekarang ini bukan sesuatu yang harus dikeluhkan setiap saat. Sebaliknya, seharusnya kita bersenang-senang dengan hidup setiap saat. Mengeluh memang wajar sih, tapi coba deh berfikir positifnya terhadap apa yang terjadi, niscaya kamu akan dijauhkan dari keluh kesah hidupmu. Saya yoi nggak? Udah kek Pak Mario Teguh belum?
stay positive, think positive
source: http://positive-message.tumblr.com/

07 March 2015

Rumit

  No comments

Punya pacar itu seperti gelas yang terisi susu; ada yang bisa dirasakan, bisa dilihat jelas, bisa diobok-obok.

Jomblo itu sebaliknya — gelas kosong; tak ada yang bisa dirasakan, tak ada yang bisa dilihat jelas, hampa. Tapi dengan itu, jomblo bebas mengisi gelasnya dengan apapun.

Sedangkan LDR itu antara gelas kosong dan isi. Bisa dikatakan gelas itu isi, tapi tak ada yang bisa dirasakan, tak bisa dilihat isinya, tak bisa diobok-obok. Bisa juga dikatakan gelas itu kosong, tapi LDR tidak bisa mengisi gelasnya sebebas yang bisa jomblo lakukan. Rumit.

14 January 2015

Review: Sabtu Bersama Bapak

  1 comment
Hai! Terakhir kali saya membuat review buku sekitar 1.5 tahun yang lalu. Itu pun saya buat karena tulisan saya (yang biasa saja) dimuat di BenaBook (baca di sini!), dan sebenarnya itu pamer aja sik… Hahahahahahaha! *plak*
Bicara soal resolusi tahun 2015, salah satu resolusi saya adalah membeli buku baru minimal 1 tiap bulan selama 2015. Entah dari mana munculnya resolusi itu, tapi yang jelas, mulai sekarang akan ada postingan review-buku-ala-kadarnya (yang saya beli tentunya) tiap bulan di blog ini. Yay!




Kali ini saya akan mereview sebuah buku yang membuat saya langsung sms ibu saya setelah selesai membaca buku ini, judulnya Sabtu Bersama Bapak.