30 June 2013

(Rela)tionship

  No comments

Dalam sebuah hubungan, kita harus belajar merelakan.

Satu, saat akan memulai hubungan, kita harus merelakan sebagian teman kita perlahan menjauh. Entah kita yang berubah, atau teman kita. Atau bisa saja keduanya. Dan kita juga harus merelakan yang lalu, saat kita ingin memulai hubungan yang baru, yang lebih baik.

Dua, saat menjalin hubungan, banyak yang harus direlakan. Waktu luang. Uang. Pulsa. Bensin. Terutama bagi kaum Adam. Demi apa? Demi terciptanya hubungan yang merdeka tentunya.

Tiga, saat hubungan berakhir. Poin paling penting adalah nomer tiga ini. Kita harus belajar merelakan orang yang pernah menjalin hubungan dengan kita, untuk masa depan yang lebih baik. Karena jika kita buat diagram, maka akan terjadi lingkaran. Di mana lingkaran tersebut tidak berujung. Mulai dari satu, ke dua, ke tiga, dan kembali ke satu, berjalan lagi ke dua, berjalan lagi ke tiga, dan sampai pada satu, begitu setetusnya. Sampai nanti. Sampai mati.

15 June 2013

Terpendam

  No comments


Ini ke-3 kalinya aku memecahkan tawamu. Tiga kali beturut-turut, dan yang ke-3 amatlah pecah. Melihat kamu tertawa saja cukup, apa lagi jika memilikimu?

******
Rama. Anak kelas 3 SMA yang sebentar lagi akan bertarung habis-habisan melawan Ujian Nasional itu sedang gemar-gemarnya dengan dunia barunya; Stand Up Comedy. Kala itu, dia tidak sengaja melihat teman-temannya yang sedang asyik menonton video stand up comedy saat jam pelajaran kosong. Keren ya kalo bisa begitu. Masuk youtube, bisa masuk tivi pula. Pikirnya.. Beberapa hari ke depannya, Rama sering ke warnet dekat rumahnya hanya untuk download video-video stand up comedy dari para komika-komika besar di Indonesia.

Rama ingin mencoba menjadi komika seperti orang-orang yang ada di video yang dia lihat. Hingga akhirnya ia menemukan sebuah komunitas stand up comedy yang ada di kotanya. Karna yang pada dasarnya pemalu, Rama mengajak teman sekelasnya, Roy, untuk menemaninya mencoba openmic perdananya. Minggu depan, hari Jumat, di café tempat biasa komunitas tersebut melakukan openmic, Rama akan mencoba openmic.

Sama sekali tidak punya pengalaman di bidang komedi, namun Rama optimis bisa sukses di openmic pertamanya. Berbekal dengan tingkat keponya Rama yang tinggi dan dia juga geek akut, ia mencoba mempelajari stand up comedy melalui video yang ada di youtube dan mencari teknik-tekniknya melalui google. Seminggu itu Rama sibuk memikirkan apa yang akan ia bicarakan nantinya. Sampai-sampai tugas sekolah, les, dan segala hal yang harus dipersiapkan untuk menghadapi Ujian Nasional, ia abaikan.

09 June 2013

Bagaimana Jika

  No comments


Bagaimana jika..

Bagaimana jika
Ada yang lain, yang mencoba bersemayam di hatiku?
Akankah kamu menghalanginya?
Atau kamu mengalah?

Bagaimana jika
Ada yang lain, yang mencoba bersemayam di hatimu?
Akankah kamu membiarkannya?
Atau kamu mempertahankanku?

Bagiamana jika
Ternyata aku bukan yang terbaik untukmu?
Tapi kamu terbaik untukku?
Atau
Bagaimana jika
Ternyata aku yang terbaik untukmu?
Tapi kamu bukan yang terbaik untukku?

Bagiamana jika
Aku tidak ada di sisimu
Saat kamu benar-benar membutuhkanku?

Bagaimana jika
Kelak apa yang kita bina selama ini
Tiba-tiba kandas di tengah jalan?

Bagiamana jika
Semua canda tawa kita selama ini
Ternyata hanyalah sebagai pelengkap (palsu) saja?

Bagaiamana jika
Tiba-tiba aku kehilanganmu?
Mungkin akan seperti bumi yang kehilangan bulan

Bagaimana jika..