15 March 2013

Jika Semesta Memisahkan Kita

  No comments


semesta, hujan, putus, mati, pisah

Tersenyumlah saat kamu mengingatku
Karna saat kamu mengingatku, saat itu aku merindumu
Menangislah saat kamu merinduku
Jika saat kamu merinduku, aku tak kunjung ada di sisimu
Tapi, coba sejenak pejamkan matamu
Dengarkan lagu yang biasa kita nyanyikan bersama
Karna saat itu, aku akan terasa dekat denganmu
Sebab aku ada di lubuk hatimu. Lihat? :)

Kamu adalah kumpulan partikel-partikel yang sudah terbentuk menjadi manusia terindah yang pernah aku temui
Kamu bagaikan embun pagi yang melengkapi sejuknya udara pagi
Pagi ku tak akan lengkap jika tanpamu
Walau sesejuk apa pun embun yang menyelimuti pagiku

Kita seperti sepatu dan kaos kaki
Aku sepatu, yang melindungimu dari panas dan debu
Kamu kaos kaki, yang busuk. *eh, konsen, Crit, konsen!! -__-*


Jika suatu saat nanti semesta memisahkan kita
Aku harap kamu tak menangisinya
Tangismu itu melemahkan
Aku tak mau kamu terlihat lemah hanya karna menangis
Tetaplah tersenyum, sebab senyummu itu menguatkan

Kamu tahu kan, tak ada yang abadi di dunia ini?
Memang di dunia ini mungkin kita tak selamanya bersama
Namun aku sudah memohon pada Tuhan
Supaya Tuhan meyatukan kita kembali, kelak, di surga
Jika semesta sudah memisahkan kita

Genggam erat tanganku
Kita langkahi bersama kehidupan ini
Kita lawan bersama, derasnya arus kehidupan ini
Karna jika kita bersama, sekuat apa pun arus itu
Kita tak kan hanyut
Kita super saat kita bersama


No comments :

Post a Comment