26 February 2013

Review: Selamanya Cinta

  No comments
review selamanya cinta, quotes selamanya cinta, selamanya cinta, novel selamanya cinta
Buku saya.


Bahagia itu sederhana—duduk diam bersamamu saja telah membuatku bahagia. Bersamamu membuat hari-hariku penuh warna. Begitukah makna sahabat, seseorang yang membuatmu rindu, membuatmu tersenyum diam-diam ketika mengigatnya? Ataukah aku telah jatuh cinta kepadamu—dalam kebersamaan hari-hari kita?

Namun jika cinta membuat kita luka dan membuatmu kehilangan, aku memilih menyimpan cintaku di relung hatiku paling jauh. Dan, luka, biarkanlah ia pun tersimpan di hati. Dengan begitu, kau akan tetap di sisiku, bukan? Ah, nyatanya, kau tetap menjelma kehilangan dalam kisah kita. Entah bagaimana, aku pun kehilangan bahagia.

Kau, di takdir manakah kita bisa bertemu kembali? Aku menunggumu…

Judul : Selamanya Cinta
Penulis : Kireina Enno
Penerbit : Bukune
Tebal Buku : vi + 306 hlm
Cetakan : Keempat
Harga : Rp. 38.000,-

******
Kamu yang pernah konyol waktu dulu masa SMA udah pernah baca buku ini?
Kamu yang pernah diem-diem cinta sama sahabatmu sendiri udah pernah baca buku ini?
Kamu yang hampir lupa akan kenangan-kenangan masa putih abu-abu udah pernah baca buku ini?
Kalo belum baca, rugi! Cukulin.

Sebenernya buku ini terbitan bulan Februari 2012, saya baru beli Februari 2013. Telat setahun. Tapi nggak ada kata telat untuk membaca. :p

Jadi ceritanya, buku ini mengisahkan tentang persahabatan antara empat anak SMA yaitu Reina, Abe, Dinda, dan Teddy. Bukan, bukan Teddy-fuckin-bear itu, bukan..

Reina, cewek pandai yang hanya punya teman akrab Abe, Dinda, dan Teddy. Kebanyakan dari teman yang pernah dekat dengan Reina dikisahkan tidak bisa bertahan dengannya karna kesehariannya yang suka ke perpustakaan untuk membaca buku-buku ensiklopedia. Padahal sebenarnya Reina asik untuk diajak berteman.

Abe, cowok badung, suka sembunyi-sembunyi merokok di halaman belakang sekolah, sering dipanggil guru BP, namun guru-guru bisa menoleransi sikapnya karna nilai-nilai Abe selalu dia atas rata-rata. Cerdas!

Dinda dan Teddy nggak saya ceritakan bagaimana deh, kalo mau tau ya baca sendiri. :p

******
Persahabatan mereka berawal dari kelas 1 SMA. Dimulai dari Abe yang suka usil menggoyang-goyangkan rambut kudanya Reina, akhirnya mereka dekat. Dan Dinda sebagai teman sebangku Reina serta Teddy sebagai teman sebangku Abe, akhirnya mereka berempat menjadi sahabat.


Dikisahkan mereka sering berkumpul bersama di bawah pohon flamboyan di pojok belakang sekolah sampai akhirnya, yang tadinya Dinda dan Teddy sering bertengkar, malah pacaran. Sebenarnya Reina dan Abe juga saling suka, namun mereka saling enggan mengakuinya. Bagaimanakah akhirnya? Huahaha! Kalo mau tau baca bukunya. Masa saya ceritain? Manja!

******
Banyak kejadian-kejadian dari buku ini yang suka bikin mesam-mesem pas baca. Banyak yang nggak terduga Daaaann, klimaksnya dari novel itu bener-bener bikin geregetan. Kalo kamu baca sendiri, rasanya seperti tenggelam dalam novel ini dan novel ini seakan seperti mesin waktu, yang mampu membawa kita kembali ke masa lalu. Masa putih abu-abu.

Bahasa yang digunakan juga biasa aja, nggak terlalu banyak bahasa yang ruwet gitu macem pujangga-pujangga, jadi orang yang baru pernah baca novel bisa memahami dengan mudah, menurut saya. Muehehe.. (--,)

Oh iya, ada juga yang menarik dari novel ini. Jadi di tiap bab, emm, sub bab maksud saya, selalu ada kutipan-kutipan dari orang-orang terkenal gitu. Entah apa maksudnya, tapi kalo penulisnya baca ini, tolong dijelaskan ya maksudnya apa? Hehe *pede bener, Crit?*

“And how long have you been seventeen?” – Stephenie Meyer, Twilight

“We”ll be friends forever, won’t we, Pooh?’asked Piglet. ‘Even longer’, Pooh answered” – A.A. Milne, Winnie the Pooh

“Love is like the wind, you can’t see it but you can feel it.” – Nicholas Spark, The Notebook

“The truth is, everyoneis going to hurt you. You just got to find the ones worth suffering for.” – Bob Marley

“Do I dazzle you?” – Stephenie Meyer, Twilight

“A guy and a girl can be just friends, but at one point or another, they will fall for each other... Maybe temporarily, maybe at the wrong time, maybe too late, or maybe forever.” – Dave Matthews Band

“Only a true best friend can protect you from your immortal enemies.” – Richelle Mead, Vampire Academy

“I always watch you. You consume me every thought.” – M.A Stacie, Unwritten Rules

“It’s dark now and I am very tired. I love you, always. Time is nothing.” – Audrey Niffenegger, The Time traveler’s Wife

“Sometimes I think my whole life has been about holding on to you.” – Jody Picoult, Vanishing Acts

“Doubt everything. Find your own light.” – Siddharta Gautama

“There is always something left to love.” – Gabriel Garcia Marquez, One hundred Years of Solitude

“In this part of the story I am the one who dies, the only one, and I will die of love because I love you, because I love you. Love, in fire and in blood.” – Pablo Neruda, 100 Love Sonnets

“If you remember me, then I don’t care if everyone else forgets.” – Haruki Marukami, Kafka on the Shore

“I fell in love with her when we were together, then fell deeper in love with her in the years we were apart.” – Nicholas Spark, Dear John

“I thought you were gone forever, I thought you’d walked away from everything, because I failed, because I destroyed the only thing that ever mattered to me. I waited for you to come, but you didn’t” – Alexandra Adornetto, Halo

“Look after my heart. I’ve left it with you.” – Stephenie Meyer, Eclipse

“Sometimes love means letting go when you want to hold in tighter.” – Mellisa Marr, Ink Exchange

“Death ends a life, not a relationship.” – Mitch Albom, Tuesdays with Morrie

“When someone is in your heart, they’re never truly gone.” – Mitch Albom, For One More Day

“One love, one heart, one destiny.” – Bob Marley

Udah, cuma itu saja yang dapat saya sampaikan. Kalo mau kasih komentar boleh, kalo mau pinjem bukunya ke saya juga boleh, cukup ganti dengan sepiring nasi burjo kok~ hidup masa putih abu-abu!

No comments :

Post a Comment