22 October 2011

Tips Mengurangi Galau

  4 comments

HUWAAA~!!!! Akhirnya UTS telah berakhir, setelah seminggu terpenjara dalam kepenatan, tiap malem harus belajar, tiap hari ada 2 mapel yang di uts-kan, soal2nya juga lumayan (daripadalumanyun) bikin kepala cenat cenut dan semua itu membuatku gila. #okeIniLebay.

***

Jaman sekarang, mana mungkin ada remaja (atau ababil lebih spesifiknya) yang gak kenal galau. Bisa aja ababil yang udah terkena radiasi galau akut bias galau tiap saat. Pagi galau, siang galau, sore galau, mau mandi galau, mau boker galau (gak ada aer) danblabla…bahkan anak SD pun sudah ada yang mengenal galau. Buset, galau ini eksis abis yah~

Beberapa hari yang lalu, ada beberapa temen2 gue yang sms“Woy gue galau woy!!” ya intinya gitu lah ya. Awalnya gue diemin aja mereka galau, bodo amat idup2 lo kok gue yang repot? Tapi mereka sms mulu, buset mereka galau tiap saat apa gimana nih? -___-


Akhirnya gue pun ikhlas menerima dengan lapang dada jadi tempat curhatan mereka, ngeh… Sebenernya hal ini kurang manusiawi menurut gue, gue pikir mereka salah tempat curhat. Apakah etis kaum yang berpacaran curhatnya sama kaum tuna asmara layaknya gue ini, ha?! Tapi demi teman, gue rela jadi tempat curhatan mereka, walau sebenernya gue *uhuk.... -sebagiantekshilang-
 

Pada postingan kali ini, gue gak bakalan curhat tentang masalah2 gue, apa yang terjadi sama gue dan pokoknya hal2 pribadi gitu deh, tapi di postingan ini gue mau ngasih beberapa tips untuk mengurangi rasa galau. *prokprok* #kemudianhening

Sebenernya gue sendiri juga lagi galau, gue lagi naksir sama cewek, udah gue coba add facebook nya tapi belum di confirm juga, gue coba cari acc twitter nya tapi gue piker doi gak bakalan punya. Mau minta nopenya tapi gak berani.Ahh what should I do? Ada yang punya ide gak??
“WOOYYY PENULIS, ITU UDAH OOT BEGO!!”
NB: OOT itu Out Of Topic.
“Eh iya maap ya, terbawa suasana. :”
PS: abaikan paragraph sebelumnya.


Seperti yang telah gue katakan di postingan gue yang sebelumnya, Kita gak bisa tiba2 menghentikan sesuatu yang katakanlah sudah menjadi hobby kita, makannya kita hentikan sesuatu tsb dengan cara blabla…” mau tau lanjutannya? Baca postingannya aja di sini.


Maka dari itu, gue bakalan ngasih tips buat mengurangi rasa galau, bukan menghilangkan rasa galau. Kalo di ibaratkan pusing, kita kan bakalan minum obat tuh, nah abis itu serasa pusing kita ilang, kita jadi melayang, seperti naik elang. #salah. Sebenernya pusing kita tuh enggak ilang gara2 minum obat itu, tapi sebenernya pusing kita itu berkurang sedikit demi sedikit lama-lama jadi bukit ilang. Nah gitu, pasti gak maksud kan? Iya gue juga!


Sebelum gue kasih tips2 mengurangi galau tsb, ada baiknya kita tau dulu apa itu galau sebenarnya. Biar enggak salah kaprah nantinya dan selanjutnya, kayak missal ada kejadian begini:
“mas, lagi galau ya?”
“enggak mba, saya kebelet boker” #mba2salahgaul
Nah, jadinya salah kaprah kan? Berikut adalah pengertian galau dari beberapa sumber yang gue cari melalui internet kemaren, tepatnya gue dapet dari kaskus:
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, Galau adalah :
ga·lau a, ber·ga·lau a sibuk beramai-ramai; ramai sekali; kacau tidak keruan (pikiran); ke·ga·lau·an n sifat (keadaan hal) galau

MenurutRerey (22):
Galau adalah suatu keadaan ketika suasana hati menginginkan kebebasan, namun ada yang mengikat, gak mau lepas.


Menurut OMS (21) :
Galau adalah pikiran kacau, gara-gara cinta.


Menurut Femmy :
Galau adalah keadaan dimana seseorang bingung untuk menentukan pilihan.. Merasa susah apa yg akan terjadi nantinya... Apakah sesuai harapan atau tidak... Apakah ini benar atau salah... Apakah ini yg terbaik....b
ambang...eh bimbang…


Menurut Wiku (pendiri grup Bandung Galau Selalu di Facebook) :
Buat saya, galau adalah pilihan hidup. Galau adalah moment di antara pilihan, sebelum pilihan, atau setelah pilihan. Jadi itu adalah moment ketika kita berpikir bebas, sebelum menentukan sesuatu.


Menurut Rosiana :
Galau itu ketika orang itu tengah kosong pikirannya dan asalnya itu dari hati.
behh, sadaapppp~


Menurut Spica Arumning :
Galau adalah suatu keadaan dimana kita memikirkan suatu hal secara berlebihan, bingung apa yang harus dilakukan dengan suatu hal ini .. Dengan pikirannya sendiri sehingga menimbulkan efek emosi melabil, pikiran pusing, dan mendadak insomnia.
 
Wah banyak juga ya pengertian / definisi dari galau itu. Semua itu tergantung konteks dan keadaan seorang. Melihat dari berbagai pengertian galau-galau di atas, gue simpulkan bahwa galau itu tidak enak.


Ada pula berbagai macam hal yang merupakan akibat dari galau, ini dia:
1. Malas belajar.
Nahlo, gara2 galau aja jadi males belajar kan, gak kasian apa sama ortu lo yang udah susah payah buat ngehidupin lo, nyekolahin lo, beliin lo pulsa, tapi ujung2nya lo galau gitu sampe males belajar, kalo nilai lo jelek lo piker ortu lo gak sedih gitu?!
2. Pikiran kacau.
Ya gitu deh, galau membuat segalanya serasa tidak berguna.
3. Bad mood.
Gue yakin, orang yang lagi galau gak mungkin ada yang mood nya bagus, pasti mood nya jelek semua.
4. Diam tanpa kata.
Gyaa~ lukate d’Masip?
5. Mendadak insomnia serta panuan
Gue no komeng deh ya sama akibat yang satu ini.
6. Putus asa, lalu bunuh diri.
Nah ini yang paling parah, gue harap gada ababil yang mati Cuma gara2 galau. Kan enggak elit banget missal nanti ada pemberitaan “seorang remaja SMA mati karna di duga menderita galau berkepanjangan”. Se-enggaknya kalo mau mati (bunuhdiri) itu  cari cara yang agak elitan dikit gitu, missal mati karna over dosis narkoba. Nah narkoba kan mahal tuh, jadi bunuh diri lo bisa di anggap elit nantinya.
7. Dan lain sebagainya.
Jadi inti dari akibat galau adalah akibatnya gak ada yang enak, jadi mendingan gak usah galau, galau itu gak guna! GALAU ITU GAK GUNA!! *tanamkan kalimat bijak itu baik-baik dalam otak kalian*

Oya, gue juga punya beberapa penampakan akibat galau lhoh, cekidot:
Tuh, Monyet pun galau.


Buset, ini yang paling parah
Sabar ya, Dek. Kakak tau perasaan adek kok. ;)
Nah karna gue piker postingan ini udah terlalu panjang, langsung aja gue kasih tips untuk mengurangi galau tsb:
1. Cari kegiatan positif.
Maksudnya, cari kegiatan2 yang berguna buat hidup lo, missal ikut ekskul di sekolah gitu dsb *bingung mau kasih contoh apaan*
2. Hindari faktor2 pembuat galau.
Buat yang pacaran / LDR: sering2 kasih kabar ke pacar lo, biar doi gak galau. Jangan cuekin doi, kasih doi perhatian dst.
Buat yang single: jangan inget2 tentang mantan lo, udah itu aja.
3. Syukuri apa yang ada.
Sebenernya ini juga salah satu factor penyebab galau, lo kurang bersyukur akan apa yang udah lo miliki sekarang. Makanya, mulai sekarang coba deh lo syukuri apa yang udah lo punya saat ini. ;)
4. Dekatkan diri padaTuhan YME.
Iya, perbanyak ibadah supaya lo lebih deket sama Tuhan dan lo terhindar dari galau itu.
5. Bermain bersama teman.
Nah, ini yang gue suka. Karna gue piker inilah cara untuk mengurangi galau yang paling ampuh. Percaya gak percaya lo harus percaya, ketika lo galau dan tiba-tiba temen lo dating ke rumah lo ngajakin lo jalan / main / apa kek, galau lo seketika bakalan serasa lenyap entah kemana. Trust me!
6. Bershower.
Cara ini juga terbukti ampuh, cara ini populer setelah di popular kan oleh acc @Poconggg di Twitter. @Poconggg alias Arip sang Mapala itu menyarankan pada followers2 nya yang sedang galau untuk bershower. Apa lagi bershower sambil shampoo an di depan kaca dan nulis nama seorang yang bikin kalian galau, ini sangat ampuh.

Ya udin deh, gue capek abis UTS gini terus bikin postingan ini, gue mau melepaskan penat dalam otak gue dengan cara gue. Gausah nanya gimana caranya, itu urusan gue bukan urusan lo.Semoga yang lagi galau cepet ilang galaunya, moga yang gak galau yaa gak usah kena galau, moga yang masih kepingin galau yaa silakan. :)

Salam titik dua bintang!


4 comments :